Konsep Hidup Ikigai - Di pulau Okinawa, Jepang, penduduk yang tinggal disana mempunyai rata-rata hidup tinggi. Rata-rata usia kaum lelaki 84 tahun sedangkan perempuan berusia 90 tahun. Selain itu banyak juga penduduknya yang berusia di atas 100 tahun. 

Mereka yang berusia 100 tahun di Okinawa sehat secara fisik, emosi dan intelektual untuk melakukan kegiatan dan hidup mandiri.

Lalu apa rahasianya?

Rahasianya terletak pada konsep hidup Ikigai yang mereka praktekan dalam kehidupan sehari-hari. 

Jika diterjemahkan, Ikigai adalah alasan untuk seseorang hidup. Gairah yang membuat orang mengerjakan hal yang dia sukai, hidup bersosialisasi, berkontribusi kepada masyarakat dan mampu memenuhi kebutuhannya secara finansial dan emosional.

Ada 10 aturan di dalam konsep hidup Ikigai yang dijelaskan di dalam buku Ikigai, The Japanase Secret to a Long and Happy Life, yang ditulis oleh Hector Garcia dan Francesc Miralles. Apa saja aturan itu? Yuk kita simak satu per satu.

10 Aturan Konsep Hidup Ikigai

1. Selalu aktif, tidak pernah pensiun.

Baru-baru ini kita mendengar berita duka dari kerajaan Inggris, Pangeran Phillip meninggal dunia di usia ke-99 tahun. Selama hidupnya dia mendampingi Ratu Elizabeth bekerja untuk kerajaan Inggris. Jangan dikira hidup kerajaan bisa ongkang-ongkang kaki, jadwal mereka padat termasuk berkontribusi dalam organisasi kemanusiaan. 

Seperti juga kita, Ratu Elizabeth menggunakan media zoom untuk melakukan pertemuan selama pandemi corona ini.

Jika kita ingin dapat hidup lebih panjang, tetaplah aktif melakukan kegiatan yang kita cintai, bahkan ketika kita berhenti dari kegiatan profesional. Sesuatu yang membuat kita mempunyai tujuan hidup. 

Bukan usia yang menghalangi kita untuk tetap aktif namun state of mind. 

Jika kita berpikir kalau kita sudah tua dan waktunya lebih banyak untuk beristirahat, maka tubuh pun akan ikut terpengaruh.

Itulah mengapa penting untuk melakukan sesuatu hal yang berharga, melakukan progress dari apa yang kita kerjakan, menolong orang lain dan berkontribusi terhadap masyarakat di sekitar kita. Perasaan menjadi bagian hidup orang lain menjadikan kita lebih bersemangat menjalani kehidupan.

2. Jangan terburu-buru.

Ketika kita melakukan sesuatu, nikmati pekerjaan itu, coba lihat lebih detail apa yang membuat pekerjaan ini menarik. 

Semisal jika kita sedang belajar hal baru, jangan terburu-buru harus bisa dalam waktu yang tidak rasional. Tetap bekerja keras, konsisten dan nikmati prosesnya. 

Jika orang lain lebih cepat bisa, jangan cepat menyerah. Tetaplah konsisten mengerjakan dan belajar. 

Seperti pepatah lama mengatakan, 

Jalan perlahan dan kamu akan berjalan jauh


Itulah mengapa sama pentingnya untuk tidak menunda pekerjaan dan melakukan perencanaan matang dalam mengalokasikan waktu kita.

Kebiasaan kita yang terburu-buru karena terbatas dengan waktu, bukan saja berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan yang kita lakukan. Namun juga berpengaruh terhadap kualitas hidup kita.

3. Jangan makan terlalu kenyang.

Less is more

Agar bisa panjang umur, seseorang sebaiknya mengkonsumsi makanan lebih sedikit dan memperhatikan apa yang dia makan. 

Berdasarkan hukum 80%, agar bisa hidup sehat dan panjang umur, sebaiknya kita makan lebih sedikit dari rasa lapar dibandingkan dengan mengisi perut terlalu penuh dengan makanan.

Kita bisa juga menerapkan Intermittent Fasting atau mungkin berpuasa sesuai dengan ajaran agama masing-masing. 

Untuk membuat perut terasa lebih kenyang, kita bisa menerapkan Clean Eating, dengan memilih bahan makanan seperti sayuran, buah dan semacamnya.

4. Kelilingi dengan teman baik.

Apa yang kita dapatkan dari teman baik?

Dengan kehadiran teman baik, kita dapat menuangkan keresahan, bertukar cerita, mengobrol tentang banyak hal, saling mendukung apa yang dilakukan, bersenang-senang, melakukan kegiatan bersama.

Dengan kemajuan teknologi, kita juga dapat menemukan teman baik di support group. Contohnya saja Tanos Challenge. 

5. Olahraga rutin.

Tubuh seperti juga mesin harus sering dipanaskan dan diberi minyak agar bisa berfungsi optimal. Tubuh juga memerlukan perawatan setiap harinya dengan cara menggerakan tubuh dan berolah raga.

Dengan berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon yang membuat kita merasa bahagia.

Pilihlah olahraga yang sesuai dengan kondisi fisik kita. Ada banyak pilihan olahraga untuk berbagai macam usia. Jika masih khawatir terkait dengan kondisi kesehatan, bisa dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kita.

Beberapa olahraga yang dianjurkan untuk mencapai flow diantaranya adalah Taichi, Yoga. 

Yang juga tidak kalah penting adalah jangan duduk terlalu lama.

Bahkan beberapa tokoh penting di dunia seperti Leonardo Da Vinci, Virginia Woolf, Elon Musk yang mengerjakan pekerjaannya dengan berdiri. Elon Musk lebih suka berdiri ketika meeting dengan anak buahnya. Dia mengatakan dengan menggerakan tubuh, dia lebih dapat memproses informasi dan mencari jalan permasalahan. 


6. Senyum

Aturan keenam dari konsep hidup Ikigai adalah tersenyum.

Tahu lagu berjudul "Smile" yang aslinya dinyanyikan oleh Nat King Cole dan kemudian dinyanyikan kembali oleh Michael Jackson? 

Jika kalian lupa lupa ingat, bisa klik video musik di bawah ini.

Coba kalian perhatikan liriknya! Kalian akan menemukan saran agar kita tersenyum di segala suasana hati, karena hidup kita begitu berharga.


7. Rekoneksi diri dengan alam.

Yang sering kita tidak sadari sebagai orang yang hidup di perkotaan adalah kalau kita merupakan bagian dari alam. Sebaiknya kita sesekali pergi ke alam untuk sekedar melepaskan kepenatan dan mencharge batterai kita. 

Mungkin kalian bisa merencanakan kegiatan hiking atau sekedar berjalan ke hutan, danau sendirian atau bisa juga dengan teman baik. 

8. Bersyukur.

Bersyukur adalah aturan konsep hidup Ikigai kedelapan.

Coba perhatikan sekeliling kita, bahkan di saat hidup kita dalam keadaan paling sulit sekalipun, banyak sekali yang dapat kita syukuri. 

Bersyukur atas udara yang masih dapat kita hirup, atau kesehatan yang kita punya sekarang terutama di tengah pandemi, atau atas pekerjaan yang masih kita punya sekarang, atau anak-anak dan keluarga kita.

Fokus pada hal yang baik yang kita miliki, daripada hal yang tidak kita miliki. 

Luangkan waktu setiap harinya untuk bersyukur, dan semakin kita bersyukur, kadar kebahagiaan kita pun akan bertambah. Dengan kita berfokus pada hal yang baik, maka kebaikan akan datang menghampiri.

9. Hidup pada saat ini

Misuo Aida, seorang penyair dan ahli kaligrafi terkenal abad ke-20 di Jepang. Banyak haiku (puisi pendek) yang ditulisnya yang mengandung pentingnya present time (saat ini). Salah satunya adalah,

in the here and now,
the only thing in my life is your life
Aida mengatakan bahwa yang kita punya dalam hidup adalah saat ini. Memang benar kan? 

Jika kita telaah dengan baik, apa yang terjadi di masa lalu bahkan semenit yang lalu tidak dapat kita rubah. Yang kita punya hanya masa kini, dan masa depan yang masih menjadi misteri ditentukan oleh kebiasaan kita saat ini. 

10. Ikuti Ikigaimu.

konsep-hidup-ikigai



Setiap orang mempunyai konsep hidup Ikigainya masing-masing. Ikigai seperti gambaran di atas adalah bagaimana menemukan passion dan misi yang ingin hendak kamu capai selama kamu hidup, dengan melakukan pekerjaan yang sesuai dengan itu dan berkontribusi atas hidup orang lain.

Kesimpulan


Manusia pada dasarnya membutuhkan sesuatu yang membuat hidupnya merasa berharga, dan bergairah ketika melakukannya. Sesuatu yang melengkapi hidupnya. Dan sebagai mahluk sosial, kita pun membutuhkan orang lain agar kita juga bisa berkontribusi pada hidup orang lain.


Di jaman sekarang yang tidak lepas dengan sosial media, terkadang mendistraksi konsep dasar manusia itu. Kita pun berpikir kalau sesuatu seperti harta, tahta dan terkenal adalah sesuatu yang bisa memberikan hidup kita "Meaning".


Benarkah jika kita sudah memiliki itu, hidup kita akan terasa tidak hampa? Benarkah itu yang membuat kita bergairah akan hidup?


Jika kita belum menemukan ikigai kita, maka tugas kita adalah mencarinya. 


Manfaatkan waktu kita dengan hal yang memberikan nilai ke dalam kehidupan. Ikuti 10 aturan konsep hidup ikigai di atas.


Jika kalian membutuhkan support group untuk merubah hidup, Tanos Challenge adalah tempat yang cocok untukmu. Kami mempunyai beberapa program yang bisa kalian ikuti, diantaranya yang sudah berjalan teratur,


- Tanos Walking Challenge.
- Tanos Reading Challenge.
- Tanos Photo Challenge.


Kita akan bersama-sama menerapkan kebiasaan baik, dalam upaya mencintai diri sendiri dengan lebih aktif dan live in present moment, seperti juga yang diterapkan dalam konsep hidup ikigai.

Salam Tanos
#tanoschallenge
#tanoslifestyle


Referensi

Ikigai, The Japanese Secret to a Long and Happy Life, Hector Garcia and Francesc Mirales